HIMMIP Gelar Diskusi Bertajuk “Menelaah Government: Memahami Hakikat Pemerintah, Negara, dan Kekuasaan” Dalam Memperkuat Pondasi Ilmu Pemerintahan

Diskusi yang bertajuk “Menelaah Government: Memahami Hakikat Pemerintah, Negara, dan Kekuasaan” bertujuan untuk memperkuat pondasi dalam memahami Ilmu Pemerintahan melalui Perspektif Mazhab Timoho. Diskusi digelar pada Hari Selasa, 07 Juli 2026 secara hybrid dan bertempat di common room STPMD “APMD” dengan menghadirkan pemateri tunggal Dr. Sutoro Eko Yunanto.

Melalui diskusi ini diharapkan mahasiswa khususnya dari Magister Ilmu Pemerintahan dapat memahami lebih mendalam dan luas terkait Ilmu Pemerintahan dengan menggunakan perspektif Mazhab Timoho 5G. G1 yaitu Goverment disisi dengan tugas, peran dan fungsi pemerintah dalam menghadapi masyarakat sebagai pemegang kedaulatan. Diskusi ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari kampus lain yang juga terlibat juga dalam diskusi interaktif dan kritis untuk membahas bagaimana Ilmu Pemerintahan yang ada di STPMD “APMD”.

Dalam paparannya, Dr. Sutoro Eko menegaskan bahwa Ilmu Pemerintahan merupakan disiplin ilmu yang berdiri sendiri untuk menegaskan posisi dari berbagai disiplin ilmu lainnya. Mazhab Timoho juga menjadi jalan keluar dari kampus-kampus yang mulai meninggalkan ilmu pemerintahan dan membedakan ilmu pemerintahan yang berasa administrasi publik. Goverment adalah bagian dari konsep dalam Ilmu Pemerintahan Mazhab Timoho yang dijadikan pijakan dalam menyelidiki struktur dan fungsi pemerintahan.

Selaku Ketua Himpunan, Oktavinus Bali menegaskan bahwa diskusi seperti ini akan tetap rutin digelar sebagai bagian dalam memperdalam pemahaman mahasiswa dan masyarakat luas terhadap Ilmu Pemerintahan. Ia juga berharap agar konsep pemerintahan benar-benar dipahami secara utuh sehingga pemerintah sebagai pengurus masyarakat dalam diimplementasikan dengan baik oleh penyelenggara negara.

Lebih lanjut ia berharap bahwa momentum ini, dimanfaatkan oleh civitas akademika untuk menjadi refleksi akademis, melainkan mampu mengukuhkan kembali komitmen para akademisi untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap setia pada pondasi konstitusi. Acara kemudian ditutup secara resmi dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata kepada Dr. Sutoro Eko selaku Narasumber Tunggal. (Vian, 08/07/2026)